Penelitian Efek Rokok Terhadap Remaja

Pendahuluan

       I.            Latar Belakang Masalah
            Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Gaya hidup atau life style ini menarik sebagai suatu masalah kesehatan. Hasil studi WHO (World Health Organization) menunjukkan bahwa perokok berat telah memulai kebiasaannya ini sejak berusia belasan tahun, dan hampir tidak ada perokok berat yang baru memulai merokok pada saat dewasa. Karena itulah, masa remaja sering kali dianggap masa kritis yang menentukan apakah nantinya kita menjadi perokok atau bukan (Bustan, 2000).
            Efek langsung yang dialami oleh orang yang merokok misalnya: aktivitas otak dan sistem saraf yang mula-mula meningkat lalu kemudian menurun, perasaan euforia ringan, merasa relaks, meningkatnya tekanan darah dan denyut jantung, menurunnya aliran darah ke anggota badan seperti jari-jari tangan dan kaki, pusing, mual, mata berair, asam lambung meningkat, menurunnya nafsu makan, dan berkurangnya indera pengecap dan pembau.

    II.            Rumusan Masalah
1.      Apa dampak dari merokok?
2.      Zat apa yang terkandung di dalam dan yang paling berbahaya?
3.      Apa faktor penyebab perilaku merokok pada remaja?
4.      Bagaimana cara mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan merokok?

 III.            Tujuan penelitian
1.      Untuk mengetahui bahaya merokok
2.      Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab merokok pada remaja
3.      Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi kebiasaan merokok


Kerangka Teori

       I.            Pengertian Rokok
            Rokok adalah produk yang berbahaya & adiktif (menimbulkan ketergantungan) karena didalam rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya yang 69 diantaranya merupakan zat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker). Zat-zat berbahaya yang terkandung didalam rokok antara lain : tar, karbon monoksida, sianida, arsen,  nitrosamine dll.
            Efek rokok terhadap kesehatan sendiri sangat membahayakan, akibat kandungan berbagai bahan kimia berbahaya yang ada di dalam rokok maka dengan merokok sama saja kita memasukkan bahan-bahan berbahaya tersebut ke dalam tubuh kita. Penyakit-penyakit yang diketahui dapat disebabkan oleh rokok antara lain : kanker tenggorokan, kanker paru-paru, kanker lambung, penyakit jantung koroner, pneumonia, gangguan sistem reproduksi dll.
            Tetapi walaupun rokok sudah banyak diketahui bahayanya & menimbulkan banyak penyakit , masih banyak saja orang yang tetap merokok. Salah satu alasannya adalah kandungan nikotin di dalam rokok akan menimbulkan kecanduan bagi para penghisapnya sehingga apabila mereka tidak merokok, mereka akan merasakan gangguan seperti gelisah, berkeringat dingin, sakit perut dll. Kemudian ketika mereka merokok kembali & nikotin telah menyentuh otak lagi, barulah mereka akan merasa tenang & dapat berkonsentrasi.
            Pada remaja, masalah kesehatan jangka pendek termasuk diantaranya penyakit yang dapat timbul akibat rokok adalah gangguan pernafasan, kecanduan nikotin serta meningkatnya resiko untuk menggunakan bahan berbahaya lain termasuk obat terlarang. Sedangkan masalah jangka panjangnya adalah kenyataan bahwa sekali orang telah menjadi perokok aktif maka biasanya akan terus menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya.

    II.            Beberapa dampak buruk yang dapat timbul akibat bahaya rokok
ü  Perokok mempunyai fungsi paru-paru yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok.
ü  Pada orang dewasa, penyakit yang disebabkan oleh rokok adalah penyakit jantung & stroke. Penelitian WHO menunjukkan bahwa hal tersebut juga mulai terlihat pada remaja yang menggunakan rokok.
ü  Merokok dapat menurunkan performa & daya tahan tubuh para remaja, bahkan pada remaja yang aktif berolahraga.
ü  Secara rata-rata, orang yang merokok 1 bungkus atau lebih setiap harinya berkurang hidupnya selama 7 tahun dibandingkan orang yang tidak merokok.
ü  Merokok sejak usia dini akan meningkatkan resiko untuk terkena kanker paru-paru. Untuk penyakit lain karena rokok maka resikonya juga akan semakin meningkat apabila terus merokok.
ü  Remaja yang merokok mempunyai kemungkinan 3x lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak merokok untuk menggunakan alkohol, 8x lebih banyak untuk menghisap ganja serta 22x lebih banyak untuk menggunakan kokain. Merokok juga sering dihubungkan dengan terjadinya kelakukan beresiko lain seperti berkelahi ataupun melakukan hubungan seksual secara dini. Bahaya merokok pada remaja dengan kata lain memberi efek buruk lebih dini.
ü  Rokok yang setiap hari anda hisap, perlahan-lahan akan merusak paru-paru anda, sementara seperti yang kita ketahui paru-paru merupakan salah satu organ penting yang dibutuhkan untuk kita bernafas.
ü  Selain merusak organ paru-paru, rokok juga bisa mengganggu organ penting lainnya yaitu jantung. Merokok akan meningkatkan kerja jantung anda, membuat irama jantung menjadi tidak teratur, serta dapat meningkatkan tekanan darah, karena dengan merokok itu artinya anda menghisap karbon monoksida yang dapat meracuni tubuh dengan mengganggu sel darah yang mengikat oksigen yang dapat memicu penyakit jantung.
ü  Merokok juga akan membahayakan kesehatan orang-orang yang ada disekitar anda, termasuk orang-orang yang anda sayangi, bayangkan saja bila asap rokok yang anda hisap dihirup oleh orang-orang disekitar anda, sungguh sangat tidak terbayangkan bila orang yang seharusnya bisa hidup sehat harus ikut menghirup racun( karbon monoksida) dari asap rokok anda sendiri.


 III.            Faktor Penyebab Remaja Merokok
            Salah satu penyebab kenapa perokok baru terus bertambah adalah karena gencarnya iklan rokok yang beredar di masyarakat, ditambah dengan adanya image yang dibentuk oleh iklan rokok tersebut sehingga terlihat seakan orang yang merokok adalah orang yang sukses & tangguh yang dapat melalui rintangan apapun. Iklan, promosi ataupun sponsor kegiatan yang dilakukan oleh para produsen rokok merupakan sarana yang sangat ampuh untuk mempengaruhi remaja & anak-anak. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Hamka beserta Komnas Anak pada tahun 2007 memperlihatkan bahwa sebanyak 99,7 % anak melihat iklan rokok di televisi, dimana 68 % mengatakan memiliki kesan positif terhadap iklan rokok tersebut & 50 % mengatakan menjadi lebih percaya diri seperti di iklan.
            Bagi remaja pengaruh pergaulan teman sebaya juga turut menjadi andil untuk pertumbuhan perokok baru. Terkadang remaja menjadi perokok pemula karena adanya desakan dari teman-teman mereka untuk dapat diterima dalam pergaulan ataupun supaya dapat dipandang lebih keren oleh lawan jenisnya. Para remaja tersebut tentu belum mengerti benar mengenai bahaya yang dapat disebabkan oleh rokok ataupun penyakit yang dapat timbul karena rokok. Hal ini tentu harus menjadi perhatian tersendiri bagi para orang tua untuk dapat memberi pemahaman terhadap anak-anaknya.


IV.            Zat-zat yang terkandung dalam rokok
Ada 15 dari 3000 macam zat berbahaya di dalam rokok menurut Terry dan Horn yaitu :
1.      ACROLEIN
Zat berbentuk cair tidak berwarna diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkannya. Pada dasarnya zat ini mengandung alkohol yang pasti sangat mengganggu kesehatan.
2.      KARBON MONOXIDA
Gas yang tidak berbau. Zat ini dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat karbon. Jika karbon monoxida ini masuk ke dalam tubuh dan dibawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Apabila didalam hemoglobin itu terdapat karbon monoxida, berakibat seseorang akan kekurangan oksigen.
3.      NIKOTIN
Cairan berminyak tidak berwarna. Zat ini bisa menghambat rasa lapar, menyebabkan seseorang merasa tidak lapar karena mengisap rokok.  Nikotin adalah suatu zat yg membuat kecanduan & dpt mempengaruhi sistem syaraf, mempercepat detak jantung (melebihi detak normal) , sehingga menambah resiko terkena penyakit jantung.
4.      AMMONIA
Gas yang tidak berwarna, terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Memiliki bau yang sangat tajam dan merangsang. Zat ini sangat cepat memasuki sel-sel tubuh dan kalau disuntikkan sedikit saja pada aliran darah akan membuat pingsan atau koma.
5.      FORMIC ACID
Cairan tidak berwarna, tajam baunya, bisa bergerak bebas dan dapat membuat lepuh.
6.      HYDROGEN CYANIDE
Gas tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa. Zat ini paling ringan dan mudah terbakar. Cyanide mengandung racun berbahaya dan jika dimasukkan langsung ke dalam tubuh akan berakibat kematian.
7.      NITROUS OXIDE
Gas tidak berwarna dan jika diisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan membuat rasa sakit. Zat ini awalnya adalah untuk zat pembius pada saat operasi.
8.      FORMALDEHYDE
Gas tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini bersifat pengawet dan pembasmi hama.
9.      PHENOL
Zat ini terdiri dari campuran kristal yang dihasilkan dari distilasi zat-zat organik misalnya kayu dan arang. Phenol bisa terikat didalam protein dan menghalangi kerja enzyme.
10.  ACETOL
Zat ini adalah hasil dari pemanasan aldehyde dan menguap dengan alkohol.
11.  HYDROGEN SULFIDE
Gas yang mudah terbakar dan berbau keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi berisi pigmen).
12.  PYRIDINE
Cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Zat ini mampu mengubah alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
13.  METHYL CHLORIDE
Merupakan campuran zat-zat bervalensa satu atas mana hidrogen dan karbon sebagai unsur utama. Zat ini merupakan compound organis yang sangat beracun dan uapnya bersifat sama dengan pembius.
14.  METHANOL
Cairan ringan yang mudah menguap dan terbakar. Jika diminum dan diisap dapat berakibat pada kebutaan dan kematian.
15.  TAR
Zat berbahaya ini ( berupa kotoran pekat ) yang dapat menyumbat & mengiritasi paru-paru & sistem pernafasan, sehingga menyebabkan penyakit bronchitis kronis, emphysema dan dalam beberapa kasus menyebabkan kanker paru-paru ( penyakit maut yg hampir tak dikenal oleh mereka yg bukan perokok ). Racun kimia dalam TAR juga dapat meresap ke dalam aliran darah & kemudian dikeluarkan di urine. TAR yg tersisa di kantung kemih juga dapat menyebabkan penyakit kanker kantung kemih.


    V.            Metode yang Dilakukan WHO agar Seseorang Berhenti Merokok
A.    Motivasi
Bulatkan Tekad Apa Tujuan Anda Berhenti Merokok. Ketika anda ingin berhenti merokok tetapi tak tahu tujuan kenapa anda ingin berhenti maka program tersebut tidak akan berhasil. Ketika alasan anda sekedar "merokok tidak baik untuk kesehatan" maka alasan tersebut kurang kuat dan kurang spesifik. Anda bisa memulai untuk menentukan alasan yang lebih spesifik dan kuat, misalnya: Niatkan bahwa anda ingin melindungi keluarga sebagai perokok pasif yang lebih besar resikonya, bisa juga anda berfikir tentang resiko kanker paru-paru yang akan anda derita kelak. Seperti itulah alasan yang lebih spesifik, anda bisa menentukan alasan seperti diatas tersebut sebagai motivasi anda.

B.     Lakukan Secara Bertahap
Rokok membuat seseorang kecanduan, untuk melepaskan diri dari rasa kecanduan rokok tersebut maka bisa dilakukan dengan cara mengurangi frekuensi merokok secara bertahap. Dengan demikian pikiran dan tubuh kita akan mulai terbiasa terhindar dari nikotin sedikit demi sedikit.

C.     Kenali Waktu dan Situasi
Kenali waktu dan situasi dimana anda paling sering merokok. Bagi para perokok ada waktu dimana kebiasaan merokok ini paling sering dilakukan, misalnya saat menunggu, sesudah makan, nongkrong bareng teman-teman, dan lainya. Alihkan kebiasaan tersebut dengan aktifitas lainya, misalnya mengunya permen sebagai pengganti.

D.    Tahan Keinginan Anda dengan Menunda
Menahan diri adalah salah satu kunci dimana anda akan dapat mengendalikan diri dari keinginan merokok. Caranya cukup mudah, setiap kali anda merasakan dorongan kuat untuk merokok, tundalah hal tersebut selama 5 menit sebelum anda menyalakan rokok tersebut. Di hari berikutnya jika muncul dorongan tersebut tingkatkan penundaan menjadi 10 menit, tambah 5 menit penundaan setiap harinya. Dengan cara ini tubuh Anda akan menyadari bahwa dorongan untuk merokok semakin lama akan menghilang secara perlahan.

E.     Berolahraga Secara Teratur
Olahraga secara teratur seperti jogging dan jalan kaki akan membantu anda mendapatkan mood yang lebih baik, tubuh dan pikiran pun jadi fresh. Dengan aktifitas olahraga ini akan membuat anda terhindar dari strees, sehingga anda tidak perlu merokok lagi sebagai alasan untuk menghilangkan stress.

F.      Minta Dukungan dari Keluarga dan kerabat
Mitalah dukungan dari keluarga anda dengan cara meminta mereka mengingatkan anda. Dukungan teman dan kerabat dekat juga akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan anda berhenti merokok.

G.    Konsultasi dengan Dokter atau Ahli Terapi
Cara yang satu ini patut di coba, pepatah mengatakan sebaiknya segala sesuatu serahkan pada ahlinya. Demikian juga berhenti merokok, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli terapi. Pastinya dokter memiliki resep yang dapat membantu anda menghadapi ketergantungan pada nikotin.

VI.            Penutup

Kesimpulan
Melihat kenyataan yang ada pada uraian sebelumnya, dapat dikatakan rokok itu lebih banyak dampak negatif dari pada dampak positifnya. Apabila hal ini dibiakan terus berlangsung, maka akan mengakibatkan permasalahan yang serius pada kesehatan tubuh manusia. Dan seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka.Namun hal itu masih sulit dilakukan di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Terbentuknya Komunitas Online (Social Networking)

Sistem Kekerabatan

#SIP Etika Menulis Artikel Online